WUJUD KEMAJUAN PERADABAN ISLAM DALAM SITUASI SOSIAL POLITIKPADA MASA DINASTI BANI UMAYYAH I.
Kata Kunci:
Peradaban Islam, Dinasti Bani Umayyah, Sosial Politik, Ekonomi, Budaya, Mawali, Pemerintahan, Ekspansi Wilayah, Kesenjangan Sosial, Ilmu Pengetahuan, ArsitekturAbstrak
Peradaban Islam pada masa Dinasti Bani Umayyah I (661–750 M) menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam situasi sosial dan politik. Dinasti ini merupakan titik awal bagi perluasan wilayah Islam yang sangat luas, yang mencakup Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol. Wujud kemajuan peradaban Islam di masa Bani Umayyah dapat dilihat dari perkembangan dalam bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Secara politik, dinasti ini memperkenalkan sistem pemerintahan yang lebih terstruktur dan mengorganisir wilayah kekuasaan dengan efisien. Namun, pada saat yang sama, ketidakadilan sosial dan ketegangan antara kelompok Arab dengan non-Arab (mawali) menjadi masalah yang mencuat. Dalam aspek sosial, kemajuan dapat dilihat pada transformasi struktur masyarakat yang lebih terbuka meskipun masih ada kesenjangan antara kelas atas dan bawah. Dari segi ekonomi, Bani Umayyah berhasil mengelola sumber daya alam dan perdagangan yang memperkaya kas negara, serta mendorong integrasi antarwilayah. Di sisi budaya, era ini menyaksikan perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan arsitektur. Dengan demikian, meskipun menghadapi tantangan internal dan eksternal, Dinasti Bani Umayyah I berhasil membawa peradaban Islam ke dalam fase kemajuan yang penting dalam sejarah dunia Islam


