PERAN GURU KELAS DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MEMBACA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KOTA KUPANG
Kata Kunci:
Peran Guru, Kesulitan MembacaAbstrak
Kesulitan membaca merupakan kondisi peserta didik tidak mampu memproses penalaran visual yang menghambat perkembangan dalam belajar. kondisi ini ditandai dengan peserta didik yang susah membedakan huruf, sulit dalam mengeja ataupun peserta didik yang malas untuk membaca. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Data dianalisis berdasarkan teori Miles dan Huberman dengan urutan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa faktor penyebab kesulitan membaca siswa yaitu faktor internal yang disebabkan karena kondisi dari dalam diri peserta didik diantaranya adalah kesehatan jasmani, kondisi panca indera dan rendahnya minat membaca dari dalam diri siswa dan faktor eksternal yang disebabkan karena kurangnya perhatian dan bimbingan membaca dari orang terdekat, fasilitas pendukung pembelajaran yang kurang memadai. Guru sebagai penentu keberhasilan dalam pelaksanaan pembelajaran hadir sebagai pendidik, model, motivator, fasilitator dan evaluator dengan terciptanya segala bentuk tingkah laku yang dilakukan untuk merespon dan mendukung perkembangan pembelajaran peserta didik. Guru berperan sebagai komunikator dan sahabat yang memberikan motivasi untuk dapat mengembangkan potensi dalam diri siswa dengan menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan menarik, menciptakan suasana dan kondisi belajar yang kondusif, menggunakan media pembelajaran dan memberikan fasilitas yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar


