KAJIAN MAKNA SOSIOLOGIS TRADISI KUMPUL KOPE PADA MASYARAKAT MANGGARAI

Penulis

  • Hilarius Joy Kaku Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis

Kata Kunci:

Makna Sosiologis, Tradisi Kumpul Kope, Masyarakat Manggarai

Abstrak

Fokus utama tulisan ini ialah pada tradisi kumpul kope yang nyata dan eksis pada budaya masyarakat Manggarai hingga saat ini. Dalam penulisan ini metode yang digunakan oleh penulis ialah penelitian kualitatif yakni dengan mengumpulkan informasi melalui proses wawancara dengan beberapa orang tua yang berasal dari daerah Manggarai. Selebihnya penulis menggunakan studi kepustakaan sebagai salah satu cara untuk memperkuat ide-ide dalam tulisan ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tradisi kumpul kope didefenisikan sebagai tindakan mengumpulkan uang untuk membantu seorang anak laki-laki dalam menyelesaikan urusan adat pernikahan khususnya untuk melunasi belis yang telah disepakati oleh kedua keluarga besar laki-laki dan perempuan. Dalam praktiknya di Manggarai, tradisi ini memiliki makna yang mendalam khususnya dalam bidang sosiologis. Dari hasil penelitian tersebut, ada empat makna sosiologis yang ditemukan yaitu; kumpul kope sebagai bentuk solidaritas sosial, sebagai bentuk kekeluargaan dan keakraban, sebagai bentuk persaudaraan dan persatuan dan sebagai bentuk dukungan

Unduhan

Diterbitkan

2024-10-13