APLIKASI SISTEM PAKAR METODE FORWARD CHAINING UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN CABAI PADA VILA BUKIT ANGIN MAMIRI

Penulis

  • Eko Martantoh Universitas Panca Sakti Penulis
  • Purwanto Universitas Panca Sakti Penulis
  • Rachman Fauzi Universitas Panca Sakti Penulis

Kata Kunci:

Tanaman Cabai, Forward Chaining, Web

Abstrak

Tanaman cabai merupakan salah satu jenis tumbuhan perdu yang memiliki batang kayu. Buah cabai dikenal karena rasa pedasnya, yang dihasilkan oleh senyawa kapsaisin. Saat ini, cabai menjadi salah satu komoditas sayuran yang sangat dibutuhkan, baik di pasar lokal maupun internasional. Villa Bukit Angin Mamiri, yang berlokasi di Gintung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16144, adalah salah satu area perkebunan cabai. Dalam sistem diagnosa yang digunakan saat ini, petani melakukan observasi terhadap gejalagejala yang muncul pada tanaman cabai untuk mendeteksi penyakit, misalnya, penyakit bercak daun. Gejala awal dari penyakit ini ditandai dengan munculnya bercak-bercak bulat berwarna abu-abu dengan tepi coklat pada daun. Apabila infeksi semakin parah, daun akan berubah menjadi kuning dan akhirnya rontok. Metode yang diterapkan dalam proses diagnosa ini adalah metode Forward Chaining, yaitu metode pencarian yang dimulai dari sekumpulan data atau fakta untuk kemudian dicapai sebuah kesimpulan yang menjadi solusi dari permasalahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pakar berbasis web yang mampu mendiagnosis gejala penyakit pada tanaman cabai secara lebih efektif menggunakan metode Forward Chaining

Diterbitkan

2024-10-13