KHAWARIJ DAN MURJI'AH: DINAMIKA PEMIKIRAN TEOLOGI-POLITIK ISLAM AWAL
Kata Kunci:
Khawarij, Murji'ah, Pemikiran Islam Klasik, Teologi Politik, TahkīmAbstrak
Penelitian ini mengkaji latar belakang kemunculan, pokok-pokok ajaran, dan perkembangan sekte-sekte Khawarij dan Murji'ah sebagai bagian penting dari dinamika pemikiran Islam klasik. Khawarij muncul pasca peristiwa tahkīm dalam Perang Ṣiffīn (37 H/657 M) dengan sikap radikal menolak arbitrase antara Khalifah Ali dan Muawiyah, sementara Murji'ah hadir sebagai respons moderat yang menekankan penundaan vonis keimanan kepada Allah. Menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan historis-teologis, penelitian ini menemukan bahwa Khawarij menganggap dosa besar sebagai kekufuran dan mudah mengkafirkan sesama Muslim, sedangkan Murji'ah memisahkan iman dari amal dan menekankan pengharapan terhadap rahmat Allah. Kedua aliran kemudian terpecah menjadi berbagai sekte dengan karakteristik berbeda, dari ekstrem hingga moderat. Pemahaman kontekstual terhadap kedua aliran ini penting untuk menghindari kesalahpahaman historis dan mencegah penyalahgunaan ideologi radikal di era kontemporer.


