PELESTARIAN TRADISI MARHABAN DALAM UPACARA CUKUR RAMBUT BAYI: STUDI ETNOGRAFI DI KELURAHAN KENDAYAKAN, KECAMATAN KRAGILAN, SERANG-BANTEN

Penulis

  • Anisatun Hikmah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Ahmad Maftuh Sujana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Sinta Setiawati Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Alan Maulana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Nadira Fauziah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Musyafa Ali Syawaludin Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis

Kata Kunci:

Tradisi Marhaban, Warisan Budaya Keagamaan, Kecamatan Kragilan, Banten

Abstrak

Tradisi marhaban dalam upacara cukur rambut bayi merupakan salah satu warisan budaya keagamaan yang masih dipertahankan oleh masyarakat Kampung Malang Nengah, Kelurahan Kendayakan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang-Banten. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual simbolis kelahiran, tetapi juga menjadi ajang memperkuat solidaritas sosial, identitas keagamaan, dan nilai-nilai keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk pelaksanaan tradisi marhaban, peran masyarakat dalam melestarikannya, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan tradisi tersebut di tengah modernisasi. Metode yang digunakan adalah etnografi dengan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan tradisi marhaban sangat bergantung pada keterlibatan tokoh agama, partisipasi masyarakat, serta pemaknaan spiritual yang terus diwariskan antargenerasi. Dengan demikian, pelestarian tradisi marhaban tidak hanya menjadi upaya menjaga kebudayaan lokal, tetapi juga memperkokoh identitas keislaman masyarakat Banten.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-13