MENEGUHKAN SENSITIVITAS BUDAYA: ANALSIS LANDASAN SOSIOKULTURAL DAN MULTIKULTURAL DALAM KONSELING DI INDONESIA

Penulis

  • Nor Khofifatus Solehah Universitas Negeri Surabaya Penulis
  • Budiyanto Universitas Negeri Surabaya Penulis
  • Evi Winingsih Universitas Negeri Surabaya Penulis

Kata Kunci:

Konseling Multikultural, Sosiokultural, Keberagaman Budaya, Sensitivitas Budaya, Peran Konselor

Abstrak

Artikel ini mebahas tentang pentingnya dasar soisokultural dan multicultural dalam pelaksanaan konseling diindonesia, yang dikenal dengan beragam etnis, budaya, bahasa, dan agama. Keragaman ini memengaruhi cara orang memahami pengalaman, membentuk perilaku, dan menentukan cara untuk mengatasi masalah. Konselor diharuskan memiliki kepekaan budaya, pengetahuan tentang nilai serta norma setempat, dan kemampuan berkomunikasi yang responsive terhadap berbagai budaya agar proses konseling dapat berlangsung dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tinjauan literature untuk mengeksplorasi konsep, tujuan, prinsip, peran konselor, serta tantangan dalam konseling yang beragam budaya.temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa konseling yang memperhatikan aspek budaya berpotensi untuk meningkatkan efektivitas layanan, membangun hubungan empatik, dan mendorong pemberdayaan konseli. Namun, penggabungan nilai-nilai universal dengan keunikan budaya, keterbatasan praktik, serta tantangan etika dalam penerapan teknologi dapat menjadi hambatan yang perlu diperhatikan. Artikel ini menekankan bahwa layanan konseling di Indonesia harus berdasarkan pada pemahaman yang mendalam tentang keragaman sosial dan budaya untuk mencapai layanan yang adil, inklusif, dan relevan untuk semua konseli.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-13