ANALISIS KAPASITAS DAN KINERJA PARKIR PADA REST AREA JALAN TOL MEDAN – BINJAI KM 10
Kata Kunci:
Rest Area, Standar Pelayanan Minimal (SPM), Kapasitas Parkir, Kinerja ParkirAbstrak
Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau Rest Area merupakan fasilitas penting dalam sistem jalan tol, berfungsi sebagai lokasi bagi pengguna jalan untuk beristirahat, mengisi bahan bakar, dan mengakses layanan umum lainnya. Keberadaan TIP yang memadai sangat penting dalam menunjang keselamatan dan kenyamanan perjalanan. Namun, dengan meningkatnya volume kendaraan, terutama saat libur nasional atau mudik, kinerja rest area sering kali menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas parkir, kemacetan internal, serta penurunan kualitas pelayanan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas dan kinerja Rest Area Tipe A di Jalan Tol Medan–Binjai Km 10, terutama dari aspek fasilitas parkir dan arus lalu lintas internal. Metode penelitian yang digunakan mencakup survei lapangan, survei kepuasaan pelanggan terhadap fasilitas yang ada di Rest Area, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis menggunakan indikator seperti indeks parkir, akumulasi parkir, volume kendaraan, dan durasi tinggal kendaraan. Fokus studi dibatasi pada rest area utama di kedua arah jalan tol tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas parkir di TIP Km 10 sudah optimal, terutama pada jam-jam sibuk dan hari-hari tertentu, dan untuk survey kepuasaan pelanggan dinyatakan belum optimal atau kurang puas terhadap fasilitas yang tersedia. Indeks parkir yang melebihi nilai 1 menandakan jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas tersedia, berpotensi menimbulkan antrean dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas di dalam dan sekitar rest area. Durasi parkir yang melebihi batas waktu maksimal yang ditetapkan turut memperparah kondisi tersebut, menunjukkan perlunya regulasi penggunaan ruang parkir secara lebih ketat.Dari aspek sirkulasi kendaraan, ditemukan bahwa pola pergerakan dan minimnya pengaturan lalu lintas internal menjadi penyebab terjadinya kepadatan di titik-titik tertentu. Penataan ulang jalur kendaraan, pengelompokan zona parkir berdasarkan jenis kendaraan, serta penambahan rambu dan pengawasan lalu lintas disarankan untuk meningkatkan efisiensi ruang dan kenyamanan pengguna. Selain itu, prediksi kebutuhan parkir di masa depan menjadi hal krusial untuk perencanaan jangka panjang TIP.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan perlunya evaluasi dan pengembangan berkelanjutan terhadap fasilitas TIP di jalan tol. Rest Area yang dirancang sesuai standar kapasitas dan kinerja yang baik akan mendukung keselamatan lalu lintas, mengurangi risiko kecelakaan, dan meningkatkan pelayanan bagi pengguna jalan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola jalan tol, perencana infrastruktur, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik di jalan tol Indonesia.


