PENDEKATAN EKONOMETRIKA DALAM MENGANALISIS PENGARUH FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO), VIRALITAS KONTEN, DAN INTENSITAS MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF DI KALANGAN MAHASISWA

Penulis

  • Anggi Fadhillah Putri Universitas Lampung Penulis
  • Icha Fera Nika Universitas Lampung Penulis
  • Wina Nadia Maratama Universitas Lampung Penulis
  • Diva Rihhadatul Zahria Universitas Lampung Penulis
  • Ar Try Saputri Universitas Lampung Penulis
  • Rahmawati Universitas Lampung Penulis
  • Fiarika Dwi Utari Universitas Lampung Penulis

Kata Kunci:

FOMO, Viralitas Konten, Media Sosial, Perilaku Konsumtif, Ekonometrika

Abstrak

Perkembangan media sosial yang sangat pesat telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk perilaku konsumsi di kalangan mahasiswa. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO), viralitas konten, serta tingginya intensitas penggunaan media sosial diduga menjadi faktor yang mendorong munculnya perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FOMO, viralitas konten, dan intensitas penggunaan media sosial terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan menggunakan pendekatan ekonometrika. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 mahasiswa. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda serta didukung oleh uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel serta memenuhi asumsi normalitas, linearitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Secara parsial, variabel FOMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,010. Viralitas konten juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,004, sedangkan intensitas penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,021. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan nilai F sebesar 18,670 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,833 menunjukkan bahwa 83,3% variasi perilaku konsumtif mahasiswa dapat dijelaskan oleh FOMO, viralitas konten, dan intensitas penggunaan media sosial, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-13