ANALISIS AREA BAD SPOT PADA JARINGAN 5G NSA BERDASARKAN DATA DRIVE TEST DAN CET DI CLUSTER 133-MUSTIKA JAYA
Kata Kunci:
5G NSA, Drive Test, Bad Spot, OptimasiAbstrak
Penelitian ini membahas analisis pada area bad spot pada jaringan 5G Non Standalone (NSA) berdasarkan data drive test dan Customer Experience Test (CET) di Cluster 133–Mustika Jaya menggunakan operator Telkomsel. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi kualitas jaringan 5G serta mengidentifikasi area dengan cakupan sinyal lemah yang mempengaruhi performa layanan komunikasi. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode drive test dengan aplikasi PHU dan pengolahan data menggunakan software GENEX Assistant Lite. Parameter yang dianalisis meliputi Reference Signal Received Power (RSRP), Signal to Interference Noise Ratio (SINR), Physical Cell Identity (PCI), dan throughput. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa parameter RSRP memperoleh nilai sebesar 99,94% pada kategori memenuhi standar operator dengan target ≥95%, sedangkan parameter SINR memperoleh nilai sebesar 92,08% sehingga belum memenuhi target KPI operator. Analisis juga menunjukkan adanya area bad spot yang dipengaruhi oleh weak coverage dan interferensi antar sel. Untuk meningkatkan kualitas jaringan dilakukan proses optimasi melalui penyesuaian tilt antena, azimuth, serta pembaruan site pada beberapa titik di Cluster 133–Mustika Jaya. Setelah dilakukan optimasi, kualitas jaringan menunjukkan peningkatan performa dan cakupan layanan 5G menjadi lebih baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam proses evaluasi dan optimasi jaringan 5G NSA guna meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna.


