MODEL KARAKTER MUSLIM IDEAL BERBASIS QS. FATHIR: 32: TELAAH ATAS KATEGORI SABIQUN BIL-KHAIRAT DALAM PENDIDIKAN AKHLAK

Penulis

  • Siska Andeska Putri UIN Mahmud Yunus Batusangkar Penulis
  • Yenita Meizona UIN Mahmud Yunus Batusangkar Penulis
  • Muhamad Yahya UIN Mahmud Yunus Batusangkar Penulis

Kata Kunci:

Sābiqun Bil-Khairāt, Pendidikan Akhlak, QS. Fathir: 32

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model karakter muslim ideal berdasarkan QS. Fathir: 32, khususnya kategori sābiqun bil-khairāt, sebagai target tertinggi dalam pendidikan akhlak. Masalah utama yang dihadapi adalah krisis moral generasi muda Indonesia yang ditandai dengan kekerasan fisik, tawuran pelajar, dan degradasi etika digital, serta belum adanya model karakter yang dioperasionalkan secara pedagogis dari tipologi Al-Qur'an. Solusi yang diharapkan adalah kerangka karakter yang komprehensif dan transformatif yang mengintegrasikan teori normatif, psikologi, dan pedagogi. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa tipologi sābiqun bil-khairāt dapat menjadi fondasi strategis untuk mereformasi pendidikan akhlak. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan deskriptif kualitatif serta teknik dokumentasi dan analisis isi, penelitian ini mengkaji sumber primer dan sekunder berupa tafsir Al-Qur'an, teori etika Islam klasik (Ibnu Miskawaih, Al-Ghazali), dan teori pendidikan karakter kontemporer (Lickona, Mezirow). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipologi tiga tingkatan manusia—żālimun li nafsih, muqtaṣid, dan sābiqun bil-khairāt—memberikan landasan teologis-antropologis yang kokoh. Bukti implementasi dari Rumah Quran Sabiqun Bil Khairat di Yogyakarta yang berhasil membina 600 santri melalui pendekatan bertahap dan menyentuh hati mengonfirmasi efektivitas model tersebut. Pembahasan menyimpulkan bahwa integrasi QS. Fathir: 32 dengan teori pembelajaran transformatif dan pendidikan karakter menghasilkan model holistik dan aplikatif untuk membentuk generasi sābiqun di era digital.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-13