MEMAHAMI WAHYU DI ERA DISRUPSI: INTEGRASI METODOLOGI TAFSIR DAN SAINS MODERN

Penulis

  • Baringin Al Arif Rambe Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • M. Zainudin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Khairunnas Jamal Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Lukmanul Hakim Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Mochamad Novendri S Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis

Kata Kunci:

Wahyu, Era Disrupsi, Metodologi Tafsir, Integrasi Sains, Nilai Profetik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemungkinan integrasi antara metodologi tafsir Al-Qur’an dengan pendekatan sains modern dalam merespons tantangan era disrupsi. Era ini ditandai dengan perkembangan teknologi digital, perubahan sosial yang cepat, serta pola pikir baru yang sering kali menempatkan sains di atas nilai-nilai spiritual. Dalam konteks tersebut, studi terhadap wahyu memerlukan pendekatan yang tidak hanya tekstual dan normatif, tetapi juga kontekstual dan adaptif terhadap dinamika zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, memanfaatkan literatur klasik dan kontemporer dari bidang tafsir, filsafat ilmu, dan sosiologi pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara tafsir dan sains modern dapat dilakukan melalui pendekatan hermeneutika kontekstual, epistemologi interdisipliner, dan orientasi pada nilai-nilai profetik seperti keadilan, rahmat, dan keberlanjutan. Penafsiran wahyu dalam kerangka ini tidak hanya bertujuan memahami makna teks, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjawab persoalan zaman, seperti krisis lingkungan, etika teknologi, dan dehumanisasi. Studi ini merekomendasikan pengembangan model tafsir integratif yang melibatkan kolaborasi antara ulama, ilmuwan, dan institusi pendidikan Islam. Penafsiran wahyu di era disrupsi memerlukan sinergi antara spiritualitas dan rasionalitas untuk menciptakan peradaban yang lebih adil, beradab, dan berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-13