EFEKTIFITAS PELAKSANAAN BIMBINGAN PERKAWINAN (BIMWIN) DI KUA SOMBA OPU DALAM UPAYA MENCEGAH TERJADINYA PERCERAIAN
Kata Kunci:
Efektifitas, Bimwin, PerceraianAbstrak
Efektifitas Pelaksanaan Bimwin (Bimbingan Perkawinan) di KUA Somba Opu Dalam Upaya Mencegah Terjadinya Perceraian. Dibimbing oleh Erfandi AM dan Muktashim Billah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas pelaksanaan bimwin dalam upaya mencegah terjadinya perceraian, dan mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat dalam pelaksanan bimbingan perkawinan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan 3 tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA) Somba Opu dinilai efektif dari segi materi yang disampaikan kepada calon pengantin yang disampaikan langsung oleh para pemateri yang berkompeten. Namun, efektivitas keseluruhan terhambat oleh keterbatasan waktu pelaksanaan yang hanya satu hari, yang berpotensi mengurangi penyerapan materi dan diskusi mendalam. Adapun faktor pendorong efektivitas bimbingan ini meliputi landasan regulasi yang kuat, partisipasi aktif calon pengantin, dukungan kolaboratif berbagai pihak, serta sertifikasi sebagai syarat administratif di KUA untuk melangsungkan pernikahan. Sebaliknya, faktor penghambat adalah kesulitan calon pengantin mendapatkan izin kerja serta kurangnya kesadaran mengenai urgensi pembekalan ilmu perkawinan. Untuk mengoptimalkan upaya pencegahan perceraian, evaluasi perlu dilakukan mulai dari segi waktu bimbingan, dan dukungan untuk mengatasi hambatan
yang ada.


