PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2019-2023

Penulis

  • Narti UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Zulhelmi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Baginda Parsaulian UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Santi Deswita UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Good Corporate Governance, Kepemilikan Manajerial, Struktur Modal, Kinerja Keuangan, Return On Assets

Abstrak

Penelaahan ini dimaksudkan untuk menginvestigasi secara mendalam pengaruh dari tata kelola perusahaan yang unggul (Good Corporate Governance/GCG), yang diwujudkan melalui dimensi kepemilikan manajerial, beserta formasi permodalan yang diindikasikan melalui perbandingan antara total kewajiban dan ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER), terhadap performa finansial yang dicitrakan lewat rasio pengembalian atas aset (Return on Assets/ROA). Fokus analisis diarahkan kepada perusahaan manufaktur di sektor industri yang terdaftar secara resmi pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam rentang tahun 2019 hingga 2023. Pendekatan kuantitatif menjadi kerangka metodologis utama, dengan cakupan populasi sebanyak 63 korporasi yang kemudian diseleksi menjadi 18 entitas melalui mekanisme purposive sampling, sehingga diperoleh 90 unit data observasi. Teknik pengolahan data meliputi statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis dan koefisien determinasi (R²), yang diolah menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 24. Temuan riset memperlihatkan bahwa variabel GCG berkontribusi positif dan signifikan terhadap ROA, sebagaimana dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,015 yang lebih kecil dari batas toleransi 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 2,499 yang melampaui t-tabel 1,666. Sebaliknya, struktur modal tidak memberikan dampak bermakna terhadap ROA, ditunjukkan dengan nilai probabilitas 0,088 yang melebihi ambang 0,05 serta t-hitung -1,727 yang lebih rendah dari nilai kritis. Uji serempak memperlihatkan bahwa secara kolektif, GCG dan DER memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA (p = 0,002; F = 6,656 > 3,12). Sementara itu, koefisien determinasi sebesar 0,152 mengindikasikan bahwa 15,2% variasi kinerja keuangan dijelaskan oleh kedua variabel bebas tersebut, sedangkan 84,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal lain yang tidak tercakup dalam penelitian ini

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-13