PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN SKALA USAHA TERHADAP PEMAHAMAN PELAKU UMKM DALAM MENERAPKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK) EMKM (Studi Kasus Pada UMKM di Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat)
Kata Kunci:
Tingkat Pendidikan, Skala Usaha, Pemahaman UMKM, SAK EMKMAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan skala usaha terhadap pemahaman pelaku UMKM dalam menerapkan SAK EMKM. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaku UMKM yang masih enggan dalam membuat laporan keuangan bahkan ada yang mencampuarkan uang pribadi dengan uang hasil usahanya, kemudian adanya anggapan bahwa laporan keuangan hanya dilakukan oleh usaha yang berskala besar seperti perusahaan. Sedangkan pada dasarnya laporan keuangan sangat penting dilkaukan oleh setiap pelaku usaha untuk menilai kinerja usahanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis linear berganda. Data yang digunakan ialah data primer yang diperoleh dari kuesioner. Populasi dalam penelitian ini ialah pelaku UMKM di Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat, teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 97 UMKM. Hasil penelitian menyatakan bahwa variabel tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap pemahaman pelaku UMKM dalam menerapkan SAK EMKM, variabel skala usaha berpengaruh positif terhadap pemahaman pelaku UMKM dalam menerapakan SAK EMKM. Kemudian variabel tingkat pendidikan dan skala usaha secara simultan berpengaruh positif terhadap pemaham pelaku UMKM dalam menerapkan SAK EMKM. Penelitian ini diharapkan pelaku UMKM kecamatan Lembah Melintang untuk meningkatkan keinginan untuk belajar dan memahami peyusunan laporan keuangan usahanya sesuai dengan standar akuntansi yaitu SAK EMKM.


