SUARA HATI PEREMPUAN PADA PERAMPASAN ASET PARA KORUPTOR DI INDONESIA
Kata Kunci:
Korupsi, Perampasan Aset, PerempuanAbstrak
Korupsi di Indonesia tidak hanya menimbulkan kerugian negara, tetapi juga berdampak luas terhadap kehidupan sosial, khususnya perempuan yang sering menjadi kelompok paling terdampak dalam aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perampasan aset koruptor dalam perspektif hukum serta meninjau maknanya dari sudut pandang suara hati perempuan sebagai representasi keadilan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur, melalui pengkajian peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perampasan aset merupakan instrumen penting dalam pemulihan kerugian negara dan pencegahan korupsi. Namun, dalam perspektif perempuan, perampasan aset tidak hanya dipahami sebagai mekanisme hukum formal, melainkan sebagai bentuk keadilan substantif yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Meskipun demikian, implementasi perampasan aset di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan pembuktian aset, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta belum optimalnya regulasi yang mengatur mekanisme tersebut. Kesimpulannya, diperlukan penguatan regulasi dan implementasi perampasan aset yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada keadilan sosial. Pendekatan yang sensitif terhadap perspektif gender diharapkan mampu menjadikan perampasan aset sebagai instrumen yang tidak hanya efektif secara hukum, tetapi juga berkeadilan bagi masyarakat, khususnya perempuan.


