SISTEMATIC LITERATURE REVIEW: TREN PENELITIAN MODEL PEMBELAJARAN CORE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI INDONESIA

Penulis

  • Rizki Nurani Putri Universitas Negeri Semarang Penulis
  • Rizki Hanantri Ramadhan Universitas Negeri Semarang Penulis
  • Iqbal Kharisudin Universitas Negeri Semarang Penulis

Kata Kunci:

Model Pembelajaran, CORE, Pembelajaran Matematika, SLR

Abstrak

Pembelajaran matematika di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemampuan matematis dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa secara optimal. Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan berbagai model pembelajaran inovatif, salah satunya model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) berlandaskan konstruktivisme yang menekankan pembelajaran bermakna melalui pengaitan konsep, pengorganisasian ide, refleksi, dan perluasan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tren penelitian model pembelajaran CORE dalam pembelajaran matematika di Indonesia serta meninjau efektivitasnya dalam mendukung pengembangan kemampuan matematis siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pencarian artikel menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish dari database Google Scholar dan Crossref. Artikel yang dikaji terdiri dari 48 artikel nasional dan internasional terindeks SINTA dan Scopus yang dipublikasikan pada tahun 2016-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa tren penelitian model pembelajaran CORE meningkat hingga tahun 2021 dan kemudian menurun, dengan dominasi pada jenjang SMP, materi geometri, dan wilayah Jawa, Bali, serta Sumatera. Penelitian banyak berfokus pada kemampuan koneksi matematis dan pemecahan masalah, dipublikasikan terutama pada jurnal berindeks SINTA 2–4 dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Secara keseluruhan, sintesis temuan mengindikasikan bahwa model CORE berdampak positif, lebih efektif dibanding berbagai model lain, meningkatkan beragam kemampuan matematis, serta menghasilkan perangkat dan media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran CORE berpotensi kuat sebagai model pembelajaran berkelanjutan untuk mendukung penguatan kompetensi matematis siswa di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia, sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan pada jenjang, materi, wilayah, media, dan pendekatan metodologis yang lebih beragam.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-13