PRAGMATISME DALAM PAK: INTEGRASI PEMBELAJARAN PRAKTIS DAN NILAI SPIRITUAL

Penulis

  • Ireni Irnawati Pellokila Institut Agama Kristen Negeri Kupang Penulis
  • Asti Irma Naat Institut Agama Kristen Negeri Kupang Penulis
  • Eti Alena Nabunome Institut Agama Kristen Negeri Kupang Penulis
  • Derna Bansole Institut Agama Kristen Negeri Kupang Penulis
  • Endang Sisilawati Nau Institut Agama Kristen Negeri Kupang Penulis

Kata Kunci:

Pragmatisme, Pendidikan Agama Kristen, Pembelajaran Praktis, Nilai Spiritual

Abstrak

Pragmatisme, sebagai salah satu aliran filsafat yang fokus pada manfaat nyata dan pembelajaran melalui pengalaman, memiliki potensi untuk meningkatkan relevansi Pendidikan Agama Kristen (PAK). Artikel ini menjelaskan konsep dasar pragmatisme serta tokoh utamanya, yaitu Charles Sanders Peirce, William James, dan John Dewey. Selain itu, penulis juga membahas bagaimana pendekatan pragmatisme diterapkan dalam pendidikan umum dan bagaimana secara spesifik digunakan dalam PAK. PAK menerima pendekatan "belajar melalui tindakan" namun tetap mempertahankan kebenaran mutlak dari Alkitab. Tujuan utama dari PAK adalah pertumbuhan rohani dan pembentukan karakter yang sesuai dengan ajaran Kristen. Selain menjadikan ajaran agama lebih mudah dicerna, pendekatan pragmatisme juga membawa risiko tertentu, seperti terjadinya relativisme praktis dan kemungkinan penggunaan iman secara instrumental.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-13