DOA-DOA PERMOHONAN ANAK SHALIH DALAM AL-QUR'AN: KAJIAN TAFSIR TEMATIK QS. ALI IMRAN:38 (DOA ZAKARIA) & QS. AL-FURQAN:74 (DOA ORANG BERIMAN)

Penulis

  • Ghaziatul Fitri UIN Imam Bonjol Padang Penulis

Kata Kunci:

Anak Shalih, Doa, Tafsir Tematik, Ali Imran:38, Al-Furqan:74

Abstrak

Anak shalih merupakan anugerah terbesar yang diimpikan oleh setiap orang tua Muslim. Dalam Al-Qur’an, terdapat sejumlah ayat yang merekam doa para hamba Allah yang memohon keturunan yang taat, berbakti, dan menjadi penyejuk hati. Dua di antaranya yang sangat representatif adalah QS. Ali Imran:38 yang menuturkan permohonan Nabi Zakaria a.s. dan QS. Al-Furqan:74 yang menggambarkan doa orang-orang beriman secara umum. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji kedua ayat tersebut melalui pendekatan tafsir tematik (maudhu’i), dengan fokus pada redaksi doa, konteks historis, makna linguistik, serta implikasi teologis dan pendidikan dalam kehidupan umat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi teks tafsir dari sejumlah mufassir klasik seperti al-Thabari, al-Qurtubi, Ibnu Katsir, serta ulama kontemporer seperti Quraish Shihab dan Muhammad al-Ghazali. Hasil kajian menunjukkan bahwa doa untuk memperoleh keturunan shalih tidak hanya berdimensi pribadi, tetapi juga mengandung visi sosial dan spiritual kolektif yang mencerminkan keterikatan erat antara iman, doa, dan tanggung jawab mendidik generasi masa depan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-13