MELIHAT PERAN ORANG TUA DALAM KELUARGA: ANALISIS LITERER ATAS TEKS KELUARAN 13:21-22 DAN UNGKAPAN LEWO MOLO KAME DORE

Penulis

  • Beato Adolph Kolping Teda Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Andriano Rangga Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Eduardus Dedi Sae Se Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Yeremias Piru Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Yohanes Eufo Jawa Pasi Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis

Kata Kunci:

Keluaran 13.21-22, Analisis Literer, Lewo Molo Kame Dore, Peran Orang Tua

Abstrak

Teks Kitab Suci tidak hanya berisi wejangan melainkan juga kisah-kisah seputar sejarah hidup suatu bangsa. Kita hidup dalam sebuah konteks kemajemukan di mana ada banyak penafsiran yang berbeda sesuai konteks khusus yang menampilkan beragam kepentingan pula atas teks tersebut. Hal itu tentu memiliki banyak pesan untuk dikaji bahwa Kitab Suci ditulis dalam konteks hidup masyarakat tertentu dan memiliki makna bagi bangsa tertentu. Seperti teks Kitab suci yang memiliki makna tertentu, ungkapan- ungkapan dalam budaya Lamaholot juga memiliki makna tertentu dalam konteks masyarakatnya. Ungkapan-ungkapan ini menjadi perwakilan nilai, budaya, bahkan visi suatu kelompok masyarakat. Tulisan ini mencoba mengawinkan teks Kitab Suci Kelluaran 13:21-22 dan ungkapan Lewo Molo Kame Dore dalam konteks melihat peran orang tua dalam keluarga. Penulis mencoba menganalisis teks Keluaran 13.21-22, melihat keselarasan dengan ungkapan Lewo Molo Kame Dore dan mengaplikasikan dalam kehidupan keluarga melalui peran orang tua.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-13