IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS NILAI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MEMBENTUK SIKAP TOLERANSI PESERTA DIDIK (PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI KELAS V B SDN 213 BABAKAN CIPARAY)

Penulis

  • Alisha Yasyfa Permana Universitas Pendidikan Indonesia Penulis
  • Kokom Komalasari Universitas Pendidikan Indonesia Penulis
  • Rika Sartika Universitas Pendidikan Indonesia Penulis

Kata Kunci:

Model Problem Based Learning, Pembelajaran Pendidikan Pancasila, Sikap Toleransi

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pra penelitian yang dilakukan oleh peneliti di kelas V B SDN 213 Babakan Ciparay Bandung yang memiliki permasalah dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila yaitu rendahnya sikap toleransi peserta didik. Hal ini dikarenakan guru belum optimal dalam memberikan fasilitas kepada peserta didik untuk menggunakan model pembelajaran yang dapat melibatkan peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, guru juga kurang memaksimalkan model pembelajaran yang dapat membuat peserta didik bekerja sama secara berkelompok. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran yang jelas dalam upaya membentuk dan mengembangkan sikap toleransi peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui model Problem Based Learning berbasis nilai. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan campuran (mix methods). Instrumen yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan skala penilaian diri sikap toleransi peserta didik. Temuan dari penelitian ini yaitu: 1) Perencanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan model Problem Based Learning berbasis nilai yaitu dengan menyiapkan RPP, silabus, materi, dan media pembelajaran; 2) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan model Problem Based Learning berbasis nilai yaitu peserta didik dibagi kedalam beberapa kelompok, kemudian setiap kelompok harus menyelesaikan soal dengan memecahkan masalah untuk didiskusikan yang selanjutnya dipresentasikan didepan kelas; 3) Perkembangan sikap toleransi peserta didik menunjukkan progress yang signifikan; 4) Kendala yang dialami yaitu kurangnya keberanian peserta didik dalam berpendapat, kurangnya sikap toleransi peserta didik dalam menghargai perbedaan pendapat, serta kurangnya kerjasama peserta didik dalam pengerjaan tugas kelompok. Adapun solusi yang dilakukan yaitu mengoptimalkan kemampuan guru dalam mengelola kelas dan menjalankan perannya sebagai fasilitator sekaligus motivator bagi peserta didik`.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-13