PENDERITAAN YANG BERMAKNA DALAM PERSPEKTIF KITAB AYUB 1:21: KAJIAN TEOLOGIS DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
Kata Kunci:
Ayub 1:21, Penderitaan, Teologi Penderitaan, Pendidikan Agama Kristen, Iman, Pengharapan, Ketahanan SpiritualAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna penderitaan dalam perspektif Kitab Ayub 1:21 dan mengeksplorasi implikasi teologisnya bagi pengembangan Pendidikan Agama Kristen (PAK). Ayub 1:21, yang memuat pernyataan iman Ayub di tengah kehilangan dan penderitaan, merupakan t itik reflektif penting dalam memahami relasi manusia dengan Allah dalam situasi krisis. Melalui pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis ayat tersebut dalam konteks teologis dan eksistensial, serta mengaitkannya dengan nilai-nilai pembelajaran iman, pengharapan, dan keteguhan spiritual dalam pendidikan Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa penderitaan dalam iman Kristen bukanlah bentuk hukuman atau ketidakhadiran Allah, melainkan ruang pembentukan karakter, kedewasaan rohani, dan penyerahan diri yang tulus kepada Tuhan. Implikasi bagi Pendidikan Agama Kristen meliputi pentingnya pembelajaran reflektif yang menumbuhkan ketahanan iman, penerimaan diri, dan pengharapan aktif dalam menghadapi realitas hidup yang sulit. Dengan demikian, kisah Ayub menjadi sumber naratif dan teologis yang relevan untuk membentuk sikap spiritual peserta didik dalam kehidupan yang penuh tantangan.


