PERSEPSI GURU PJOK DAN GURU KELAS TERHADAP KOLABORASI PEMBELAJARAN GAYA HIDUP SEHAT DI SDN PASIRBATANG
Kata Kunci:
Gaya Hidup Sehat, Pembiasaan, KolaborasiAbstrak
Pendidikan Jasmani adalah salah satu mata pelajaran yang harus diadakan di setiap sekolah sebagai mata pelajaran inti yang diikuti oleh semua siswa. Terutama di Sekolah Dasar, keberhasilan anak-anak dalam mempelajari keterampilan gerak dipengaruhi oleh berbagai faktor.Menurut (Setyawan, 2016) dijelaskan bahwa Pendidikan Jasmani adalah suatu proses pendidikan yang menggunakan aktivitas jasmani, dirancang secara sistematik dengan tujuan meningkatkan berbagai aspek individu, termasuk perseptual, kognitif, sosial, dan emosional. Penelitian ini membahas tentang penerapan pembelajaran gaya hidup sehat di SDN Pasirbatang melalui kolaborasi antara guru PJOK dan guru kelas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian di SDN Pasirbatang menunjukkan bahwa penerapan gaya hidup sehat penting dikenalkan sejak dini. Guru kelas menyisipkan materi gaya hidup sehat dalam pelajaran tematik, sedangkan guru PJOK menerapkan pendekatan aktif dan praktek langsung yang disesuaikan dengan jenjang kelas. Kolaborasi antara guru PJOK dan guru kelas dalam menerapkan kebiasaan gaya hidup sehat bisa dengan senam bersama dan melakukan kegiatan kebersihan. Komunikasi antar guru serta keterlibatan orang tua melalui media digital turut mendukung keberhasilan pembelajaran ini. Secara keseluruhan, kolaborasi ini berdampak positif terhadap pembentukan perilaku hidup sehat siswa sejak dini. Tantangan utama yang dihadapi adalah keragaman karakter siswa dan keterbatasan fasilitas. Namun, strategi seperti senam bersama, pembelajaran berdiferensiasi, serta pemeriksaan kesehatan berkala berhasil mendukung pembiasaan hidup sehat. Penelitian ini merekomendasikan adanya panduan kolaboratif yang sistematis dan studi longitudinal lanjutan untuk menilai dampak jangka panjang program terhadap kebugaran dan prestasi belajar siswa.


