PRINSIP-PRINSIP KEPEMIMPINAN DALAM AL-QUR’AN
Kata Kunci:
Kepemimpinan Qur’ani, Pelayanan, Keadilan Islam, Transformasi, Kaderisasi, Komunikasi InklusifAbstrak
Kepemimpinan dalam Al-Qur’an menawarkan paradigma holistik yang menekankan pelayanan (khidmah), integritas (amanah), keadilan (adl), transformasi (taghyir), kaderisasi (tarbiyah), serta komunikasi inklusif dan pengampun. Berbeda dari model otoriter, pendekatan ini menuntut empati terhadap penderitaan umat (QS. Al-Qashash: 5-6), kompetensi amanah (QS. An-Nisa: 58), dan keadilan tanpa diskriminasi. Pemimpin diharapkan memimpin transformasi positif (QS. Ar-Ra’d: 11), membina generasi penerus, serta membangun dialog lembut berbasis maghfirah (QS. Ali Imran: 159). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur ayat-ayat Al-Qur’an, didukung tafsir klasik (Ibnu Katsir) dan kontemporer (Quraish Shihab). Analisis tematik mengidentifikasi enam prinsip inti kepemimpinan ideal Islam. Temuan menunjukkan bahwa prinsip prinsip tersebut relevan untuk konteks modern: servant-leadership mengurangi korupsi organisasi, keadilan sosial memperkuat pemerintahan, dan kaderisasi membangun ketahanan masyarakat. Implikasi praktis mencakup aplikasi dalam manajemen da’wah, entrepreneurship etis, dan kepemimpinan publik di Indonesia.


