INTERPRETASI KONTEKSTUAL KEINDONESIAAN ATAS AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG PASTISIPASI SOSIAL UMAT TERHADAP PEMBANGUNAN
Kata Kunci:
Partisipasi Sosial, Pembangunan, Al-Qur’an, QS. An-Nisa Ayat 84, QS. Al-Hadid Ayat 10Abstrak
Pembangunan dalam pandangan Islam tidak hanya dilihat sebagai peningkatan aspek materi dan ekonomi, tetapi juga melibatkan elemen spiritual, sosial, dan etika. Al-Qur'an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam menyediakan kerangka normatif mengenai pentingnya peran serta masyarakat dalam mencapai pembangunan yang seimbang dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang berhubungan dengan partisipasi sosial umat dalam pembangunan, khususnya dalam QS. An-Nisa ayat 84 dan QS. Al-Hadid ayat 10, serta kaitannya dengan kehidupan masyarakat masa kini. Metode yang digunakan adalah pendekatan kajian pustaka dengan tafsir tematik dan analisis kontekstual. Temuan dari studi ini mengindikasikan bahwa QS. An-Nisa ayat 84 menekankan tanggung jawab baik individu maupun kolektif umat Islam untuk terlibat aktif dalam aktivitas sosial, sedangkan QS. Al-Hadid ayat 10 memberikan penekanan pada perlunya sumbangan harta dan pengorbanan untuk mendukung perkembangan sosial dan ekonomi. Keduanya menegaskan bahwa partisipasi sosial adalah kewajiban moral dan religius yang harus diwujudkan oleh umat Islam melalui kontribusi nyata dalam berbagai cara, seperti keterlibatan dalam kegiatan sosial, filantropi Islam, dan pemberdayaan komunitas. Dengan demikian, harapannya adalah integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam pembangunan akan mampu menjadikan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan.


