PERAN GURU SEKOLAH MINGGU DALAM MENANAMKAN NILAI KEJUJURAN DAN TANGGUNGJAWAB ANAK DI HKBP AGAVE SIGALINGGING BERDASARKAN (LUKAS 16:10)
Kata Kunci:
Guru Sekolah Minggu, Kejujuran, Tanggung Jawab, Karakter Anak, Lukas 16:10, Pendidikan Agama KristenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Sekolah Minggu dalam menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab kepada anak di HKBP Agave Sigalingging berdasarkan Lukas 16:10. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Sekolah Minggu, anak-anak, orang tua, serta pengurus gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Sekolah Minggu berperan sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan motivator dalam membentuk karakter anak. Penanaman nilai kejujuran dan tanggung jawab dilakukan melalui pengajaran Firman Tuhan, keteladanan hidup, pembiasaan perilaku positif, serta pemberian tugas yang melatih tanggung jawab anak. Penelitian ini juga menemukan bahwa kerja sama antara guru, orang tua, dan gereja mendukung keberhasilan pembentukan karakter anak, meskipun masih terdapat kendala, seperti pengaruh lingkungan, perkembangan teknologi, dan kurangnya keterlibatan sebagian orang tua. Berdasarkan Lukas 16:10, kesetiaan dalam perkara-perkara kecil menjadi landasan pembentukan karakter yang jujur dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, guru Sekolah Minggu memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak agar bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, jujur, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Kristiani.


