ANALISIS TERJADINYA SERTIFIKAT GANDA ANTARA NOMOR: 19/DLW/I/2010 DAN NOMOR: 012/DLW/III/2024 DIKABUPATEN KONAWE SELATAN
Kata Kunci:
Sertifikat Ganda, Kepastian Hukum, Pendaftaran Tanah, Hak Milik, Perlindungan HukumAbstrak
Fenomena sertifikat ganda yang terjadi antara Nomor 19/DLW/I/2010 dan Nomor 012/DLW/III/2024 di Kabupaten Konawe Selatan menimbulkan ketidakpastian hukum dan konflik pertanahan yang merugikan para pihak. Permasalahan ini disebabkan oleh adanya tumpang tindih bidang tanah, adanya kekeliruan ditingkat administrasi dan minimnya pengawasan selama pendaftaran hak atas tanah serta kurangnya pengawasan dalam proses pendaftaran hak atas tanah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan cara mengkaji maupun menganalisis peraturan perundangan yang ada sebagai bahan utama penelitian terkait pendaftaran tanah maupun sertifikat hak milik serta kajian pustaka yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya sertifikat ganda bukan hanya masalah legal formal, namun juga berdampak pada luasnya aspek sosial maupun ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukannya peningkatan kepada sistem pendaftaran tanah, pengawasan, serta penegakan hukum yang efektif untuk guna memberikan perlindungan maupun kepastian hukum pada pemegang hak atas tanah.


