ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN EKONOMI UNTUK PENGURANGAN KETIMPANGAN DI INDONESIA

Penulis

  • Ali Wafan Institut Agama Islam Negeri Pontianak Penulis
  • Ichsan Iqbal Institut Agama Islam Negeri Pontianak Penulis

Kata Kunci:

Zakat, Instrumen Ekonomi, Ketimpangan

Abstrak

Ketimpangan ekonomi tetap menjadi tantangan utama dalam pembangunan Indonesia, dengan koefisien Gini yang stagnan di kisaran 0,38–0,39. Penelitian ini menganalisis peran zakat sebagai instrumen ekonomi untuk mengurangi ketimpangan, dengan fokus pada potensi, tantangan implementasi, dan strategi optimalisasi. Dalam konteks Indonesia yang mayoritas Muslim, zakat memiliki potensi besar sebagai alat redistribusi kekayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan, menganalisis data sekunder dari laporan BAZNAS, BPS, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi zakat nasional mencapai Rp 217 triliun per tahun, namun realisasinya hanya 9,7% karena rendahnya literasi zakat dan kurangnya transparansi. Program zakat produktif terbukti meningkatkan pendapatan mustahik sebesar 15–20%, mendukung pengurangan ketimpangan jangka panjang. Namun, tantangan seperti lemahnya sinergi antarlembaga dan literasi rendah menghambat efektivitas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi zakat, digitalisasi pengelolaan, dan pembentukan task force nasional untuk mengintegrasikan zakat ke dalam kebijakan ekonomi. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan peran zakat dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-13