Pengaruh Kampanye Pemboikotan Terhadap Loyalitas Konsumen McDonald
Kata Kunci:
Kampanye Pemboikotan, Loyalitas Konsumen, McDonaldAbstrak
Kampanye pemboikotan terhadap merek global seperti McDonald’s semakin sering terjadi akibat berbagai isu sosial, politik, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kampanye pemboikotan memengaruhi loyalitas konsumen McDonald’s, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari hasil penelusuran dan observasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampanye boikot memberikan dampak terhadap kesetiaan konsumen McDonald’s, meskipun hasilnya dapat bervariasi bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kekuatan tindakan tersebut, dukungan terhadap merek, pengaruh sosial media, serta karakter dan nilai-nilai konsumen. Sebuah kampanye yang berhasil bisa mengurangi kesetiaan konsumen, tetapi jika McDonald’s mampu memberikan reaksi yang tepat dan melakukan perbaikan yang konstruktif, mereka mungkin bisa mempertahankan mayoritas basis pelanggan yang setia. Persepsi masyarakat tentang pemboikotan terhadap McDonald’s menunjukkan bahwa gerakan ini lebih dari sekadar solusi ekonomi, melainkan juga mencerminkan pernyataan etika dan politik. Masyarakat memanfaatkan bentuk boikot sebagai cara untuk mengekspresikan dukungan, meningkatkan kesadaran sosial, serta mengungkapkan posisi politik mereka terkait konflik antara Israel dan Palestina, meskipun mereka tidak terlibat secara langsung dalam permasalahan tersebut. Tindakan boikot ini mencerminkan keinginan mereka untuk melihat perubahan dan kepedulian terhadap isu-isu kemanusiaan yang terjadi.


