Budidaya Cabai dan Pemanfaatan Biopori sebagai Solusi Ekonomi Berkelanjutan di Desa Nameng
Kata Kunci:
Budidaya Cabai, Pengabdian Masyarakat, Penyuluhan Pertanian, Teknologi Tepat Guna, Ekonomi Keluarga, BioporiAbstrak
Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura dengan nilai ekonomi tinggi serta manfaat gizi yang penting bagi kesehatan. Namun, proses budidayanya membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait pengelolaan air dan kondisi lahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 58 Universitas Bina Bangsa berkerja sama dengan dinas pertanian di Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penyuluhan, praktik langsng, dan konsultasi. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, antara lain sosialisasi, penyuluhan teknik budaya cabai, pemilihan bibit unggul, praktik penanaman, serta penerapan teknologi tepat guna berupa lubang resapan biopori, yakni pipa biopori, sebagai solusi atas permasalahan lahan sawah yang sering tergenang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang teknik budidaya cabai yang baik, kesadaran akan potensi ekonomi cabai, serta adanya penerapan inovasi sederhana untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampiilan petani sekaligus mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui diversifikasi tanaman hortikultura.


