Analisis Praktek Sewa Menyewa Sawah di Nagari Sungai Pua Dalam Prespektif Ekonomi Islam

Penulis

  • Rasti Nurdin Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil DjambekBukittinggi Penulis
  • Endri Yenti Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil DjambekBukittinggi Penulis
  • Aidil Alfin Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil DjambekBukittinggi Penulis
  • Indika Juang Putra Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil DjambekBukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Sewa Menyewa, Ijarah, Ekonomi Islam

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik sewa-menyewa lahan sawah di Nagari Sungai Pua yang dianalisis dalam kerangka ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan, perjanjian sewa-menyewa yang dilakukan oleh masyarakat setempat tidak dituangkan dalam bentuk tertulis, melainkan hanya berdasarkan asas saling percaya. Pembayaran sewa biasanya dilakukan di awal masa sewa dan/atau setelah musim panen. Namun, kendala yang sering muncul berkaitan dengan pembayaran sewa ketika terjadi gagal panen.Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, praktik ini secara prinsip tidak bertentangan dengan rukun ijarah. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya masih terdapat penyimpangan terhadap syarat-syarat sah akad sewa menyewa menurut Islam. Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain pengambilan kembali lahan sebelum masa sewa berakhir dan penggarapan lahan oleh penyewa setelah masa sewa habis, yang seharusnya tidak diperbolehkan dalam sistem ijarah syar’iyyah.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-13