Analisis Implementasi Marketing Mix Pada Destinasi Wisata Air Terjun Sopo Bawak Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat

Penulis

  • Fahrur Rozi Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambel Bukittinggi Penulis
  • Novera Martilova Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambel Bukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Marketing Mix, Destinasi Wisata, Air Terjun Sopo Bawak

Abstrak

Penelitian ini ini di latar belakangi oleh fluktuasi jumlah pengunjung dalam 6 tahun terakhir, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi marketing mix pada destinasi wisata Air Terjun Sopo Bawak di Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat. Fokus penelitian mencakup evaluasi terhadap tujuh elemen marketing mix, yaitu Product (Produk), Price ( harga ), Place (Tempat), Promotion (Promosi),People (Orang), Process (Proses), Physical Evidence (Bukti Fisik), serta identifikasi kendala dan solusi dalam penerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa destinasi ini mengandalkan Air Terjun Sopo Bawak memiliki keunggulan utama pada produk (product), yaitu keindahan alam yang masih asri dan alami. Namun, fasilitas pendukung, atraksi tambahan, dan aksesibilitas masih terbatas. Harga (price) relatif terjangkau, meski dinilai belum sebanding dengan fasilitas yang tersedia. Promosi (promotion) masih sederhana melalui media sosial dan mulut ke mulut, sehingga jangkauannya terbatas. Pengelolaan oleh Pokdarwis (people) cukup baik, tetapi keterampilan pelayanan perlu ditingkatkan. Proses (process) pelayanan masih sederhana dan belum terintegrasi, sedangkan bukti fisik (physical evidence) berupa fasilitas perlu ditingkatkan agar lebih nyaman dan profesional. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa hambatan dalam penerapan bauran pemasaran, terutama terkait aksesibilitas dan promosi. Masalah akses disebabkan oleh kondisi jalan yang hanya 60% beraspal, menyulitkan pengunjung saat musim hujan. Strategi promosi masih terbatas pada media sosial seperti TikTok dan Instagram serta konten daring, tanpa perencanaan matang atau target pasar yang jelas. Solusi yang ditawarkan meliputi perbaikan infrastruktur jalan, penyediaan transportasi wisata (shuttle bus), pengembangan atraksi tambahan, serta peningkatan promosi melalui konten menarik dan kolaborasi dengan influencer.Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengelola destinasi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan melalui penerapan bauran pemasaran yang lebih efektif.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-13