Penerapan Isak Nomor 35 Dalam Rancangan Penyusunan Laporan Keuangan Untuk Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunt
Kata Kunci:
ISAK 35, Laporan Keuangan Masjid, Masjid Agung Nurul Islam, Penyusunan Laporan KeuanganAbstrak
Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto menyusun laporan keuangan setiap bulan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap pengelolaan keuangan. Pencatatan keuangannya menggunakan metode berbasis kas, yaitu mencatat transaksi saat kas diterima atau dikeluarkan. Dalam pelaksanaannya, masjid telah berupaya menyusun laporan sesuai dengan ISAK 35, mulai dari pencatatan hingga pelaporan seperti laporan posisi keuangan, penghasilan komprehensif, dan perubahan aset neto. Laporan keuangan yang dihasilkan menunjukkan penghasilan komprehensif sebesar Rp99.033.000, nilai aset neto sebesar Rp5.208.466.000, dan total posisi keuangan sebesar Rp5.001.433.000. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan ISAK 35 dapat menyajikan informasi keuangan secara transparan dan terstruktur. Oleh karena itu, penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan ISAK 35 perlu terus dipertahankan, dan penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi studi sejenis di entitas nonlaba lain seperti yayasan dan organisasi keagamaan.


