Analisis Perilaku Penggarap Dalam Kerjasama Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit Menurut Perspektif Ekonomi Islam Di Nagari Koto Tinggi Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya
Kata Kunci:
Perilaku, Kerjasama, Ekonomi IslamAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik kerjasama antara pemilik lahan dengan penggarap yang seringkali menimbulkan ketidakpuasan dan keadilan bagi pemilik lahan terhadap pekerjaan penggarap dalam mengelola kebun kelapa sawit seperti saat memupuk, meracun hingga panen. Dimana terdapat penggarap yang bekerja tidak sesuai dengan kesepakatan sehingga menyebabkan kerugian bagi pemilik lahan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kerjasama dan perilaku penggarap dalam kerjasama pengelolaan kebun kelapa sawit menurut perspektif ekonomi islam. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknis pengumpulan data dilkukan melalui observasi, wawancara dan dokumentsi. Hasil penelitian di Nagari Koto Tinggi Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya belum menggunakan akad dalam kerjasamanya dan hanya menggunakan kepercayaan saja yang menyebabkan kesalahpahaman antara pemilik kebun dan penggarap. Dalam bekerja penggarap sering melakukan kelalaian dan kesalahan dalam pengelolaan kebun kelapa sawit. Penggarap juga melakukan kecurangan, dimana penggarap mengambil sisa pupuk dan racun tanpa sepengetahuan pemilik untuk kepentingan dirinya yang dapat merugikan pemilik lahan dan hal tersebut menjadi haram baginya. Hal tersebut merupakan perilaku yang bertentangan dengan ekonomi islam, dimana seharusnya dalam bekerja dilakukan dengan akhlak yang jujur dan bertanggungjawab. Oleh karena itu seharusnya dalam melakukan kerjasama dilakukan dengan akad yang jelas, yang terdapat penjelasan bagaimana hak dan kewajiban dalam bekerja mengelola kebun dan juga tentang kepemilikan dari bahan yang berlebih.


