Transformasi Desa Sidorejo Melalui PAR: Integrasi Bank Sampah, UMKM, Dan Pendidikan
Kata Kunci:
Pemberdayaan Masyarakat, Bank Sampah, UMKM, Digitalisasi, Karang Taruna, PAR, Desa SidorejoAbstrak
Permasalahan sosial dan lingkungan di Desa Sidorejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, menunjukkan urgensi intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat. Kondisi lingkungan yang kurang bersih akibat belum terakomodirnya pengelolaan sampah, keterbatasan finansial Karang Taruna dalam menjalankan agenda kemandirian ekonomi, lemahnya digitalisasi UMKM Sorgum, serta rendahnya karakter dan prestasi akademik anak-anak menjadi dasar utama kegiatan pengabdian ini. Tujuan kegiatan ini adalah membangun kemandirian masyarakat melalui penguatan sistem sosial, ekonomi, dan pendidikan berbasis partisipasi aktif warga. Mitra pengabdian meliputi Pemerintah Desa Sidorejo, Karang Taruna, UMKM Sorgum, serta masyarakat setempat. Metode yang digunakan ialah Participatory Action Research (PAR), dengan tahapan observasi lapangan, identifikasi masalah, perumusan solusi, sosialisasi, hingga realisasi program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kebersihan lingkungan melalui pendirian bank sampah dan penyebaran 40 tong sampah, peningkatan ekonomi Karang Taruna melalui operasional dua unit UMKM Kopi Keliling, penguatan UMKM Sorgum melalui digitalisasi, rebranding, dan pembuatan katalog produk, serta peningkatan kemampuan akademik dan karakter anak-anak melalui kegiatan les dan sosialisasi bagi orang tua. Pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu mendorong keberlanjutan sosial-ekonomi desa serta menjadi model penguatan masyarakat berbasis kolaborasi dan kemandirian lokal.


