STRATEGI ADAPTASI EKONOMI MASYARAKAT PEMBUDIDAYA TAMBAK TERHADAP KETIDAKPASTIAN HASIL PANEN DI DESA TAMBAKBULUSAN, DEMAK
Kata Kunci:
Adaptasi Ekonomi, Pembudidaya Tambak, FenomenologisAbstrak
Ketidakpastian hasil panen menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat pembudidaya tambak di Desa Tambakbulusan, demak. Kondisi lingkungan seperti banjir rob, perubahan kualitas tanah, dan air, abrasi, serangan penyakit, serta perubahan harga dapat menyebabkan hasil produksi dan pendapatan pembudidaya menjadi tidak stabil. penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi adaptasi ekonomi yang dilakukan pembudidaya tambak dalam menghadapi ketidakpastian hasil panen serta faktor-faktor yang mendukung kemampuan mereka dalam mempertahankan keberlangsungan ekonomi rumah tangga. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman menjalankan usaha tambak dan pernah mengalami kegagalan atau fluktuasi hasil panen. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis fenomenologi serta dilakukan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembudidaya menerapkan berbagai strategi adaptasi, meliputi perubahan komoditas, penyesuaian teknik budidaya, pengelolaan pengeluaran rumah tangga, pemanfaatan akses permodalan, serta diversifikasi sumber pendapatan. Selain itu, pengalaman, pengetahuan, jaringan sosial, kelompok masyarakat, dan akses terhadap lembaga keuangan turut mendukung kemampuan pembudidaya dalam menghadapi risiko. Dengan demikian, adaptasi ekonomi pembudidaya tambak tidak hanya dilakukan untuk mempertahankan produksi, tetapi juga untuk menjaga keberlangsungan ekonomi rumah tangga melalui penyesuaian keputusan produksi dan pengelolaan sumber daya yang tersedia.


