KELUARGA BUKAN LAGI YANG DULU: MENGURAI PERUBAHAN, MENYULAM KEMBALI MAKNA
Kata Kunci:
Transformasi Keluarga, Peran Gender, Teknologi, Nilai Sosial, Ketahanan KeluargaAbstrak
Penelitian ini menganalisis transformasi keluarga Indonesia dalam konteks perubahan sosial modern yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, dinamika ekonomi, urbanisasi, serta perubahan nilai budaya. Kajian ini berfokus pada enam aspek utama, yaitu pergeseran struktur keluarga dari pola tradisional ke keluarga inti, rekonstruksi peran gender dalam rumah tangga, perubahan pola pengasuhan anak, dampak teknologi digital terhadap relasi internal keluarga, pergeseran nilai sosial-budaya, serta perubahan pola kewarisan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis terhadap berbagai literatur hukum, sosiologi keluarga, gender studies, dan kajian digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi keluarga tidak sekadar bersifat struktural, tetapi menyentuh dimensi relasi, fungsi, dan orientasi nilai. Keluarga modern mengalami penguatan aspek individualitas, fleksibilitas peran, serta ketergantungan yang semakin besar pada teknologi. Namun, situasi ini sekaligus memunculkan tantangan baru berupa meningkatnya konflik digital, melemahnya komunikasi emosional, dan ketidakstabilan pengasuhan. Selain itu, perubahan peran ekonomi anggota keluarga turut mempengaruhi praktik kewarisan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan dan kontribusi masing-masing anggota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keluarga Indonesia membutuhkan model adaptasi yang mampu mengintegrasikan nilai tradisional dengan tuntutan modernitas untuk menjaga ketahanan keluarga dan keberlanjutan fungsi sosialnya


