DETEKSI PROTOZOA SALURAN PENCERNAAN PADA FESES KAMBING KACANG (CAPRA AEGAGRUS HIRCUS) DI DESA PENEDAGANDOR KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Penulis

  • Dianita Kholiza Agustina Unversitas Pendidikan Mandalika Penulis
  • Candra Dwi Atma Unversitas Pendidikan Mandalika Penulis
  • Muhammad Sofyan Unversitas Pendidikan Mandalika Penulis
  • Balqis Ria Putri Unversitas Pendidikan Mandalika Penulis

Kata Kunci:

Kambing, Deteksi Parasit, Protozoa, Feses, Desa Penedagandor

Abstrak

Kambing ternak atau Capra aegagrus hircus adalah subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya dan Eropa. Namun salah satu penyakit utama pada ternak kambing adalah protozoa saluran pencernaan. Penyakit protozoa menyebabkan kerusakan epitel usus sehingga menurunkan kemampuan usus dalam mencerna dan menyerap zat makanan. Protozoa saluran pencernaan sangat perlu diperhatikan mengingat penyebaran penyakit yang luas, penularan yang begitu cepat dan beberapa penyakit bersifat zoonosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan protozoa saluran pencernaan pada feses kambing kacang di Desa Penedagandor Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan rancangan potong lintang (Cross-sectional). Sebanyak 30 sampel feses kambing kacang diambil sesuai kriteria dari lokasi pemeliharaan di Desa Penedagandor, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Pemeriksaan sampel dilakukan di Labolatorium Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Pendidikan Mandalika. Hasil seluruh sampel kemudian diperiksa menggunakan dua metode yaitu metode natif dan metode apung. Dari hasil pemeriksaan 30 sampel fese kambing kacang menunjukkan 14 sampel positif mengandung protozoa.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13