GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN REMAJA PUTRI DALAM MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM DUKUHWALUH PURWOKERTO
Kata Kunci:
Kepatuhan, Tablet Tambah Darah, Remaja PutriAbstrak
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup tinggi, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah. Pemerintah telah melaksanakan program suplementasi besi, namun tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi Tablet Tambah Darah di Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh Purwokerto. Metode: Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel yang digunakan sebanyak 92 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner MMAS-8 yang telah diuji validitas dan realibilitasnya dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Terdapat 87 responden (94,5%) yang memiliki tingkat kepatuhan rendah. Terdapat 50 responden (54,3%)yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi. Terdapat 75 responden (81,5%) memiliki dukangan teman sebaya kurang. Kesimpulannya tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah di Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh Purwokerto masih belum optimal. Diperlukan peran aktif tenaga kesehatan, sekolah, dan lingkungan pondok pesantren dalam meningkatkan pengetahuan, motivasi, serta dukungan teman sebaya guna meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri.


