DAMPAK DIGITALISASI TERHADAP BUDAYA HIDUP INSTAN PADA GENERASI MUDA MUSLIM DI KOTA PONTIANAK

Penulis

  • Tarmanto Institut Agama Islam Negeri Pontianak Penulis
  • Yohanes Rokade Institut Agama Islam Negeri Pontianak Penulis
  • Dwi Surya Atmaja Institut Agama Islam Negeri Pontianak Penulis
  • Luqman Luqman Institut Agama Islam Negeri Pontianak Penulis

Kata Kunci:

Digitalisasi, Generasi Muda Muslim, Hidup Instan, Kota Pontianak

Abstrak

Budaya digital dapat dianalogikan seperti pisau bermata dua, disatu sisi memberikan kemudahan dalam melakukan banyak pekerjaan akan tetapi dari sisi lain menjadi ancaman yang nyata bagi generasi muda saat ini. Salah satu yang paling mudah dilihat adalah meningkatnya budaya hidup instan di kalangan generasi muda muslim di kota Pontianak. Budaya instan terlihat dari perilaku konsumsi mereka terhadap makananan dan minuman, yang mana mereka kerap kali kerap kali membeli makanan dan minuman dengan cara yang instan, seperti dengan menggunakan layanan go food atau maxim food. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian digitalisasi mengambil peranan yang sangat penting dalam menghadirkan budaya hidup instan pada pemuda muslim di kota Pontianak. Hal itu terlihat dari data yang diperoleh yaitu 7 dari 10 narasumber mengetahui cara membeli makanan secara instan dengan menggunakan aplikasi gojek dan maxim melalui iklan-iklan yang lewat di media sosial mereka dan juga yang mendorong mereka membeli makanan dan minuman secara instan dikarenakan kemudahan fitur yang disediakan oleh aplikasi. memahami dengan sebaik mungkin kosekuensi dari hidup hedon yang mengarah kepada israf secara tidak langsung mampu membuat generasi muda muslim di kota Pontianak terhindar dari yang namanya budaya hidup instan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-13