HUBUNGAN KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA, INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI, DAN DUKUNGAN MANAJEMEN TERHADAP IMPLEMENTASI PLATFORM SATUSEHAT PADA LAYANAN PRIMER BLUD UPTD PUSKESMAS KEMARAYA TAHUN 2025
Kata Kunci:
Implementasi Platform SATUSEHAT, Kesiapan SDM, Infrastruktur Teknologi, Dukungan ManajemenAbstrak
Platform SATUSEHAT merupakan sistem digital nasional yang digunakan untuk mengintegrasikan data pelayanan kesehatan secara elektronik guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Implementasi platform SATUSEHAT di puskesmas memerlukan kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang memadai, serta dukungan manajemen yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan implementasi platform SATUSEHAT pada layanan primer di BLUD UPTD Puskesmas Kemaraya Kota Kendari Tahun 2025.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional study. Sampel penelitian berjumlah 79 responden yang merupakan seluruh tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam implementasi platform SATUSEHAT, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kesiapan sumber daya manusia dengan implementasi platform SATUSEHAT (ρ value = 0,003), terdapat hubungan antara infrastruktur teknologi dengan implementasi platform SATUSEHAT (ρ value = 0,041), serta terdapat hubungan antara dukungan manajemen dengan implementasi platform SATUSEHAT (ρ value = 0,001).Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kesiapan SDM, infrastruktur teknologi, dan dukungan manajemen dengan implementasi platform SATUSEHAT pada layanan primer di BLUD UPTD Puskesmas Kemaraya Kota Kendari Tahun 2025. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelatihan dan kapasitas SDM, pemenuhan infrastruktur teknologi yang memadai, serta penguatan dukungan manajemen agar implementasi platform SATUSEHAT dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan


