THE INFLUENCE OF FOOD QUALITY AND COSTUMERCOMMITMENT ON REPURCHASE INTENTION OF TRADITIONALFOOD
Abstrak
Penelitian ini mengeksplorasi dampak kualitas makanan dan komitmen pelanggan terhadap niat membeli kembali makanan tradisional. Hal ini mengidentifikasi bahwa niat pembelian kembali, yang mencerminkan kesediaan pelanggan untuk melakukan pembelian di masa depan, secara signifikan dipengaruhi oleh berbagai dimensi komitmen pelanggan, termasuk komitmen afektif, normatif, ekonomi, paksaan, dan kebiasaan. Komitmen afektif, berdasarkan keterikatan emosional terhadap suatu merek, sangat berpengaruh dalam mendorong niat membeli kembali. Sebaliknya, komitmen yang dipaksakan berdampak negatif terhadap niat tersebut karena sifatnya yang wajib. Selain itu, penelitian ini menyoroti peran religiusitas dalam membentuk persepsi dan perilaku pelanggan, menunjukkan bahwa tingkat religiusitas yang lebih tinggi meningkatkan nilai yang dirasakan dan kepuasan terhadap layanan yang selaras dengan nilai-nilai agama. Kualitas makanan merupakan penentu penting komitmen pelanggan; kualitas yang lebih baik mengarah pada peningkatan loyalitas dan retensi. Temuan ini menekankan nilai yang dirasakan sebagai hal yang penting dalam mempengaruhi komitmen pelanggan dan niat membeli kembali. Secara keseluruhan, studi ini menggarisbawahi keterkaitan antara kualitas makanan, komitmen pelanggan, dan niat membeli kembali, sehingga memberikan wawasan berharga bagi bisnis yang ingin meningkatkan loyalitas pelanggan di sektor makanan tradisional


