PENGARUH KERAGAMAN MENU, STORE ATMOSPHERE, DAN KELOMPOK ACUAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei Pada Konsumen RM ABG Bumes Jambangan di Sragen)
Kata Kunci:
Keragaman Menu, Store Atmosphere, Kelompok Acuan, Keputusan PembelianAbstrak
Rumah Makan ABG Bumes Jambangan di Sragen merupakan salah satu usaha kuliner yang berada di wilayah Jambangan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Rumah makan ini dikenal oleh masyarakat sekitar karena menyajikan menu khas Jawa dengan cita rasa rumahan yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keragaman menu, store atmosphere dan kelompok acuan terhadap keputusan pembelian. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden konsumen Rumah Makan ABG. Bumes Jambangan di Sragen. Metode pengambilan sampel purposive sampling atau pengambilan sampel dengan karakteristik tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan studi pustaka. Uji Instrumen penelitian ini menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji asumsi klasik menggunakan uji multikolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas dan normalitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua item pernyataan kuesioner keragaman menu, store atmosphere dan kelompok acuan terhadap keputusan pembelian dinyatakan valid karena p-value < 0,05, dan reliabel karena Cronbach’Alpha > 0,60. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa semua variabel telah lolos uji multikolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas dan terdistribusi normal. Hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan Y= 4,146 + 0,369 X1 + 0,394 X2 + 0,254 X3. Hasil uji t diperoleh ada pengaruh signifikan keragaman menu (X1), store atmosphere (X2) dan kelompok acuan (X3) terhadap keputusan pembelian pada Rumah Makan ABG Bumes Jambangan di Sragen. Hasil uji F diperoleh bahwa model regresi yang digunakan dalam penelitian ini sudah tepat. Hasil uji koefisien determinasi (R2) menunjukkan besarnya sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 60,7%. Sisanya (100% - 60,7%) = 39,3 % diterangkan oleh variabel lain diluar model


