FENOMENOLOGI PERILAKU FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA GENERASI Z: SEBUAH STUDI KUALITATIF TENTANG PENGALAMAN SUBJEKTIF DI ERA DIGITAL

Penulis

  • Septia Bamaradan Arfianti Universitas Yudharta Pasuruan Penulis

Kata Kunci:

Fear of Missing Out, FOMO, Generasi Z, Fenomenologi, Media Sosial, Kesehatan Mental

Abstrak

Generasi Z, sebagai digital natives, hidup dalam lingkungan yang sangat terhubung secara digital, membuat mereka rentan terhadap fenomena psikologis Fear of Missing Out (FOMO). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami makna serta pengalaman subjektif FOMO yang dialami oleh individu Generasi Z. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan delapan partisipan Generasi Z (usia 18-25 tahun) yang aktif menggunakan media sosial. Data dianalisis menggunakan Analisis Tematik untuk mengidentifikasi pola pengalaman yang berulang. Hasil penelitian mengungkapkan empat tema utama: (1) Dorongan konstan untuk terhubung sebagai mekanisme pertahanan melawan kecemasan; (2) Ilusi "highlight reel" media sosial sebagai pemicu utama perbandingan sosial dan perasaan tidak mampu; (3) Kecemasan akibat "ketidakhadiran" digital yang dimaknai sebagai isolasi sosial; dan (4) Pengambilan keputusan impulsif sebagai respons langsung terhadap FOMO. Studi ini menyimpulkan bahwa FOMO bagi Generasi Z bukan sekadar ketakutan ketinggalan informasi, melainkan sebuah pengalaman emosional kompleks yang memengaruhi persepsi diri, kesehatan mental, dan perilaku sehari-hari. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital dan strategi coping yang sehat bagi Generasi Z.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-13