PERANAN PAJAK SEBAGAI INSTRUMEN PEMBANGUNAN DAN KEMANDIRIAN FISKAL NEGARA
Kata Kunci:
Pajak, Kemandirian Fiskal, Pembangunan Nasional, Kebijakan Fiskal, Pemerataan Sosial, Pembangunan Berkelanjutan, Digitalisasi Perpajakan, Kedaulatan Fiskal, Demokrasi, Tata Kelola NegaraAbstrak
Pajak memainkan peran strategis sebagai instrumen kebijakan fiskal dalam pembangunan nasional dan pencapaian kemandirian fiskal. Penelitian ini mengkaji tiga fungsi utama pajak—budgetair (penerimaan), regulerend (pengaturan), dan stabilisasi ekonomi— serta implikasinya terhadap pembiayaan pembangunan, pemerataan sosial, dan stabilitas ekonomi di Indonesia. Meskipun pajak berkontribusi signifikan terhadap APBN, tantangan seperti basis pajak yang sempit, struktur penerimaan yang lemah, dan ketergantungan pada penerimaan non-pajak menghambat kemandirian fiskal. Penelitian ini juga menyoroti peran pajak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pajak lingkungan, pengendalian ekonomi digital, penguatan kedaulatan fiskal di tengah globalisasi, serta sebagai indikator kualitas demokrasi dan tata kelola negara. Reformasi perpajakan, digitalisasi, dan pengelolaan yang transparan menjadi kunci untuk mengoptimalkan fungsi pajak guna mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


