PELAKSANAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PUBLIKASI HUMAS DI SMP NEGERI 26 PALEMBANG
Kata Kunci:
Media Sosial, Pelaksanaan, Publikasi HumasAbstrak
Artikel ini berbicara tentang Media Sosial Sebagai Media Publikasi Humas di SMP Negeri 26 Palembang. Latar belakang dari penelitian ini mengenai permasalahan yaitu media sosial belum sepenuhnya berfungsi sebagai media publikasi humas di sekolah tersebut, dan juga kurang adanya akun di Twitter dan Tiktok, kurang aktifnya akun Youtube dan grup di akun Facebook serta akun Intagramnya di privat. Penelitian ini menggunakan pendekatan daskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian ini mengunakan triangulasi teknik, trianguasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pelaksanaan Media Sosial Sebagai Media Publikasi Humas Di SMP Negeri 26 Palembang, telah berjalan baik dan efektif melalui koordinasi yang baik di antara tim humas terutama dalam pembuatan konten media sosial yang menarik, menghibur dan informatif. Sekolah menetapkan peran jelan untuk setiap anggota tim, mulai dari desain visual dan hinggan pengelolaan media sosial, serta mendiskusikan tujuan konten dan target audiens. Media sosial dimanfaatkan untuk meningkatkan interaksi antara sekolah, warga sekolah dan masyarakat melalui pengumuman, kegiatan Bersama, dan ruang diskusi. Teknologi mulai dari grup Whatsapp, Instagram dan platform lainnya digunakan untuk menjaga komunikasi tetap harmonis. Sekolah beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk menyebarkan informasi yang konsisten, kredibel dan sesuai dengan citra sekolah. Konten visual kreatif, tren terkini dan pencapaian siswa menjadi daya tarik yang membangun keterlibatan masyarakat, namun tantangan yang dihadapi meliputi perlindungan data pribadi, konsisten unggahan dan memahami preferensi masyarakat lintas generasi. Strategi komunikasi dan pengarahan melalui platform popular di media sosial dan juga fitur hastag dan algoritma pencarian itu semua mendukung kemudahan dalam pencarian informasi, semua ini dirancang untuk memperkuat citra positif, kepercayaan dan kredibilitas sekolah di mata masyarakat.


