REPRESENTASI KEHIDUPAN MULTIKULTURAL MELALUI KAMPUNG TOLERANSI: STUDI KASUS KOMPLEKS DIAN PERMAI
Kata Kunci:
Toleransi, Multikulturalisme, Kehidupan SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi kehidupan multikultural di Kampung Toleransi Kompleks Dian Permai sebagai bagian dari dinamika sosial Kota Bandung. Kampung Toleransi yang diresmikan pada 18 Oktober 2018 ini merupakan salah satu inisiatif Pemerintah Kota Bandung dalam menjaga dan merawat keberagaman di tengah masyarakat yang bersifat heterogen. Secara administratif, kawasan ini berada di RW 12, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay. Masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut memiliki latar belakang agama yang beragam, meliputi Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Buddha, namun mampu menjalani kehidupan sosial yang harmonis tanpa konflik besar berbasis perbedaan identitas. Praktik toleransi di Kampung Dian Permai tidak muncul secara instan, melainkan tumbuh melalui interaksi sosial sehari-hari, salah satunya melalui kegiatan siskamling yang kemudian berkembang menjadi modal sosial berbasis kepercayaan dan kebersamaan warga. Selain itu, pemanfaatan media digital seperti grup WhatsApp warga turut memperkuat komunikasi, koordinasi, dan solidaritas sosial antarpenduduk. Kondisi ini mencerminkan penerapan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, Kampung Toleransi Kompleks Dian Permai dapat dipandang sebagai contoh konkret praktik multikulturalisme yang berkelanjutan di lingkungan perkotaan


