ANALISIS KINERJA STRUKTUR TAHAN GEMPA BERDASARKAN RESPONS SPEKTRA TERHADAP SIMPANGAN DI KOTA MEDAN
Kata Kunci:
Analisis Struktur, Respon Spektra, ETABS, Simpangan Antar Lantai, Gaya Geser Dasar, Kinerja SeismikAbstrak
Kota Medan merupakan salah satu daerah dengan risiko gempa bumi yang tinggi di Indonesia, sehingga mengevaluasi kinerja struktur di bawah beban gempa merupakan aspek penting dalam perancangan bangunan. Penelitian ini menganalisis kinerja struktur Gedung Rawat Inap Tower I Rumah Sakit Umum Haji Medan menggunakan dua metode analisis dinamik: Spektrum Respons, berdasarkan SNI 1726:2019, ACI 318-14, dan ASCE 7-16. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS, dengan mempertimbangkan beban mati, beban hidup, dan beban gempa untuk bangunan yang dikategorikan sebagai Kategori Risiko III. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen struktur utama berada dalam kondisi aman. Kolom mengalami gaya aksial maksimum -165,65 kN, balok utama menerima momen lentur maksimum -277,94 kNm, dan gaya geser maksimum 143,36 kN. Pelat dua arah setebal 120 mm menunjukkan gaya geser maksimum sebesar 12,4 kN, yang masih dalam kapasitas yang diizinkan menurut ACI 318-14 dengan faktor reduksi geser (ϕ) = 0,75. Analisis Respon Spektral menghasilkan gaya geser dasar sebesar 25.976,89 kN dengan parameter gempa SDS = 0,601 g dan SD1 = 0,599 g. Evaluasi simpangan antar lantai pada arah EQ X menunjukkan nilai maksimum sebesar 20,418 mm, sedangkan arah EQ Y menunjukkan nilai maksimum hanya 18,722 mm. Kedua hasil tersebut jauh di bawah batas yang diizinkan sebesar 60 mm menurut SNI 1726:2019. Tidak ada elemen struktur yang ditemukan mengalami tegangan lebih, sehingga dapat disimpulkan bahwa struktur beroperasi secara elastis dan memiliki kekakuan lateral yang baik. Pendekatan metode dinamis gabungan memberikan validasi komprehensif terhadap kinerja seismik struktur. Oleh karena itu, struktur ini dianggap aman terhadap beban gempa desain dan cocok untuk digunakan sebagai bangunan vital seperti rumah sakit


