PERAN WAWASAN NUSANTARA DALAM MEMBANGUN RASA DAN SIKAP NASIONALISME WARGA NEGARA
Kata Kunci:
Wawasan Nusantara, Nasionalisme, IntegrasiAbstrak
Istilah “Nusantara” berasal dari kata “nusa” (pulau) dan “antara” (hubungan atau lautan), yang secara keseluruhan berarti kumpulan pulau-pulau yang dihubungkan oleh laut. Konsep ini kemudian berkembang menjadi Wawasan Nusantara, yaitu cara pandang dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya dengan menekankan persatuan dan kesatuan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah bagaimana Wawasan Nusantara terbentuk, berkembang, dan berfungsi sebagai landasan berpikir dalam menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa di tengah keberagaman budaya, suku, dan wilayah. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan makna, latar belakang, serta peran Wawasan Nusantara dalam menumbuhkan semangat nasionalisme yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, di mana data dikumpulkan dari buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis dan dipadukan dengan teori untuk memperoleh kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wawasan Nusantara memiliki makna strategis dalam membangun kesadaran persatuan dan kesatuan bangsa, serta berperan penting dalam mewujudkan cita-cita nasional melalui pemahaman terhadap tiga faktor utama, yaitu ruang hidup (wilayah), semangat rakyat, dan lingkungan strategis. Dengan demikian, Wawasan Nusantara menjadi instrumen penting dalam memperkokoh nasionalisme dan menjaga integrasi bangsa Indonesia.


