DAMPAK KETERLAMBATAN BERBICARA (SPEECH DELAY) TERHADAP PERILAKU ANAK STUDI KASUS ANAK USIA 4-5 TAHUN (2025). SKRIPSI. BEKASI: UNIVERSITAS PANCA SAKTI BEKASI. 2025.

Penulis

  • Via Nursafitri Universitas Panca Sakti Bekasi Penulis
  • Arie Widuyastuti Universitas Panca Sakti Bekasi Penulis
  • Nina Yuminar Priyanti Universitas Panca Sakti Bekasi Penulis

Kata Kunci:

Keterlambatan Berbicara, Perilaku Anak, Anak Usia Dini

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji dampak yang mempengaruhi gangguan bicara terhadap perilaku anak studi kasus anak usia 4–5 tahun di Play Group Al-Muhajirin Purwakarta. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia 4 tahun yang mengalami keterlambatan berbicara, serta orang tua dan guru sebagai informan pendukung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan berbicara berdampak signifikan terhadap perilaku sosial dan emosional anak. Anak cenderung menunjukkan perilaku agresif saat kesulitan mengekspresikan keinginannya, mudah frustrasi, serta mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Selain itu, terdapat kecenderungan anak menjadi lebih tertutup dan menarik diri dalam lingkungan bermain. Orang tua dan guru menyatakan bahwa komunikasi yang terbatas mempengaruhi kepercayaan diri anak serta menghambat perkembangan kemampuan sosialnya. Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini dan intervensi yang tepat untuk meminimalisir dampak negatif dari keterlambatan berbicara terhadap perilaku anak

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-13